kavling vanili cabe jamu (2)

Dalam sejarah bangsa ini, diceritakan bahwa nusantara dijajah oleh orang-orang asing akibat tanahnya yang subur untuk ditanam berbagai jenis rempah. Ternyata, harga rempah-rempah dari Indonesia sampai sekarang tetap bernilai tinggi di pasar luar negeri, bahkan masuk dalam jajaran termahal.

Harga dari rempah Indonesia berkisar antara Rp 87 ribu per pound (1 pound = 0,4 kilogram) untuk kayu manis. Sementara, cengkih dan kapulaga malah lebih mahal lagi. Guna rempah itu pun bervariasi, tak hanya sebagai bahan makanan, tapi bahan kopi, sampai parfum. 

Apa saja rempah Indonesia yang termahal di dunia itu? Dilansir dari Money Inc, berikut daftar lima rempah paling mahal di dunia. Harganya ditakar per pound dan asumsi USD 1 = Rp 14.590.


1. Kayu Manis

Manfaat Kayu Manis untuk Penderita Diabetes Mellitus (Valery121283/Shutterstock)

Harga per pound: USD 6 (Rp 87 ribu )

Kayu manis dipakai agar makanan makin manis dan gurih. Sedikit kayu manis sudah bisa memberikan cita rasa berbeda pada makanan. Bahkan kayu manis tidak asing dipakai untuk komposisi parfum terkenal.

Rumah dari kayu manis ialah negara-negara tropis seperti Sri Lanka, India, dan Indonesia. Untuk kayu manis, Indonesia memang menjadi eksportir utama di dunia.


2. Cengkeh

Awalnya, tiga pohon cengkih tertua di dunia hidup di Ternate. Namun, satu pohon sudah tumbang.

Harga per pound: USD 7 (Rp 102 ribu) sampai USD 10 ( Rp 145 ribu)

Satu lagi bumbu khas Indonesia yang ternyata cukup mahal di luar negeri. Tidak hanya lezat di makanan, cengkih juga punya khasiat medis dan bisa dipakai untuk parfum.

Pada kuliner, cengkih biasa dipakai untuk menu ham serta bermacam kue-kue. Salah satu daerah Indonesia yang menghasilkan cengkih adalah Maluku.


3. Kapulaga

Tidak seperti cengkih dan kayu manis yang sudah populer, nama kapulaga mungkin belum terlalu dikenali khalayak, tetapi harganya bisa mencapai Rp 437 ribu per pound.

Harga per pound: USD 30 (Rp 437 ribu)

Kapulaga dikenal dengan nama cardamom. Di Indonesia, rempah ini memiliki beberapa varian seperti kapulaga dari Jawa dan Bengkulu. India pun memiliki kapulaga jenis mereka sendiri. Guna kapulaga tidak hanya untuk memasak, tetapi juga baik untuk kesehatan tubuh, seperti untuk jantung dan ginjal.


4. Vanili

Vanili (bahan pembuat vanila) sebetulnya berasal dari Meksiko, tapi di Indonesia pun sudah gencar dibudidayakan. Sekarang, Indonesia menjadi salah satu negara dengan produksi vanili terbesar di dunia.

Harga per pound: USD 50 (Rp 729.500) sampai USD 350 (Rp 4-5 juta)

Memang vanili bisa sangat mahal, bahkan yang dari Meksiko dan Madagaskar bisa sampai Rp 2,9 juta per pound. Namun, untungnya, hanya butuh sedikit vanili untuk memberikan cita rasa pada makanan.

Khusus Vanili ini, bagi anda yg tertarik investasi kavling vanili dengan sistem bagi hasil. Anda cukup membeli kavling tanah kebun vanili nanti akan ada pengelola yg sudah expert dan pengalaman di pervanilian, bagi hasil sampai 70% untuk pemilik kavling. Jadi anda tinggal nikmatin passive income nya. Selengkapnya klik www.kebunvanili.id

Baca juga : ……


5. Saffron

Saffron berasal dari sejenis bunga yang berasal dari wilayah Asia Tengah. Untuk mendapatkan satu pound saffron, membutuhkan sekitar 80 ribu. Alhasil, harga saffron menjadi sangat mahal.

Harga per pound: USD 1.600 (Rp 23,3 juta) sampai USD 5.000 (Rp 72,9 juta)

Menambahkan beberapa helai saffron bisa menghadirkan rasa manis pada makanan. Mencampurkan rempah ini ke makanan juga memberikan secercah warna kuning emas yang cantik.