kavling vanili cabe jamu (5)

Vanila atau vanili tergolong rempah termahal karena harganya setelah divermentasi saat ini bisa mencapai Rp. 5juta/kg. Biji dari polong yang aromanya harum semerbak paling populer di dunia.selain sebagai penyedap aroma kue dan dessert, juga bisa digunakan untuk aroma theraphy. Tanaman musiman ini, pemasarannya lebih banyak diekspor. Petani vanili, Rudy, mengatakan bahwa mulai dari tanam bibit sampai panen, dibutuhkan waktu 1.5–2 tahun. Setelah panen pertama, akan panen lagi setiap tahunnya.

Menurut Wikipedia Vanili adalah tanaman penghasil bubuk vanili yang biasa dijadikan pengharum makanan. Bubuk ini dihasilkan dari buahnya yang berbentuk polong. Tanaman vanili dikenal pertama kali oleh orang-orang Indian di Meksiko, negara asal tanaman tersebut. Nama daerah dari vanili adalah Panili atau Perneli.

Vanili juga bisa digunakaan sebagai tanaman naungan. Namun tidak disarankan tanaman kakao dijadikan naungana karena banyak penyakitya, tetapi cocok sebagai naungan pada tanaman cengkeh, pala dan kopi. Ada dua jenis vanili yang banyak ditanam masyarakat yaitu tahiti dan planifolia. Namun jenis planifolia yang banyak digunakan dan paling mahal harganya bila dibadingkan dengan vanili tahiti.

Baca juga: ……..

“Panjang pendeknya buah vanili, sangat mempengaruhi harganya, karena jumlah biji didalam vanili lebih banyak bila bentuknya panjang. Ada empat faktor yang mempengaruhi harga yaitu tua dipohon, besar dan kecil, pengolahan, dan jumlah kadar airnya. Kadar air yang bagus diantara 10-15 persen, namun yang standar dan banyak dicari kadar air 12 persen,”

Proses pengolahan vanili mulai petik dari pohon, sampai vermentasi untuk dijual perlu beberapa tahapan yaitu direndam air panas/mendidih 2-3 menit, lalu dikeringkan atau diangin-anginkan,. Setelah itu vanili dingungkus dalam karung goni dan dimasukan dalam kotak kayu untuk vermentasi selama 2 hari, ditutup rapat dan jangan dibuka. Setelah itu jemur lagi dan diberi alas kain hitam katun dan tutup selama 4 jam dalam sehari, setelah itu masukkan lagi dalam kotak dengan alas kainnya. Setelah beberapa jam, vanili dibuka kembali dan diurut-urut agar tidak terjadi pengrucutan. 

Oleh karena itu Vanili ini mahal harganya karena prosesnya begitu detail dan tidak semua orang bisa, bahkan ada trik2 khusus agar vanili bisa menghasilkan kering yang berkualitas. Jika anda ingin belajar budidaya vanili bisa langsung belajar pada ahlinya dan tergabung dalam asosiasinya . Saat ini Asosiasinya bersama PT. Hibar Buana Jaya membuat sebuah project berjamaah untuk semua kalangan yang ingin merasakan manisnya hasil dari budidaya vanili, silahkan bisa gabung di www.kebunvanili.id